PENJELASAN
MATERI KEWIRAUSAAHAAN
SMK
NEGERI 3 PONTIANAK
MENGEVALUASI
HASIL USAHA
|
Nama : Janica Kelas : XII AK 1 E-mail : janica4school@yahoo.com |
1. &nbs
p;
Analisis Laporan
Keuangan
Pada
akhir tahun seluruh
kegiatan usaha diikhtisarkan dan dilaporkan untuk dianalisis oleh
pihak yang
berkepentingan, untuk memperoleh informasi yang tepat dalam
mengambil
keputusan. Analisis laporan keuangan
adalah evaluasi atau penafsiran dan daftar perubahan posisis
keuangan
perusahaan.
Mengadakan analisis
laporan keuangan sangat penting untuk mengetahui keadaan dan
perkembangan
keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Analisis laporan
keuangan selalu
berhubungan dengan masalah neraca, rugi/laba, dan perubahan modal
perusahaan.
Analisis laporan keuangan pada hakikatnya adalah untuk
mengadakan penilaian atas keadaan keuangan perusahaan.
Untuk
lebih dapat
menggambarkan perubahan posisi keuangan dan sifat perkembangan
perusahaan dari
waktu ke waktu, suatu perusahaan diharuskan membuat laporab
keuangan paling
lama dua tahun terakhir dari kegiatan usahanya.
a. &nbs
p;
Dasar analisis laporan
keuangan
Adapun
yang menjadi
dasar analisis dalam laporan keuangan, adalah sebagai berikut
:
1) &nbs
p;
Keadaan keuangan jangka
pendek
a) &nbs
p;
Sasaran analisis atas keadaan
keuangan jangka pendek adalah sebagai
berikut.
(1) &nbs
p;
Kemampuan untuk bertahan dalam
keadaan defisit.
(2) &nbs
p;
Kemampuan untuk melunasi utang
lancar.
(3) &nbs
p;
Kemampuan untuk membayar
biaya-biaya.
(4) &nbs
p;
Kemampuan untuk mempertahankan
persediaan.
(5) &nbs
p;
Kemampuanb untuk memberikan kredit
penjualan.
b) &nbs
p;
Sasaran analisis atas modal
kerja meliputi hal-hal berikut.
(1) &nbs
p;
Dari mana sumber-sumber
modal kerja diperoleh.
(2) &nbs
p;
Untuk apa saja modal kerja
tersebut.
2) &nbs
p;
Keadaan keuangan jangka
panjang
Sasaran
analisis
terhadap keadaan keuangan jangka panjang, meliputi hal-hal berikut
:
a) &nbs
p;
Berkurang atau bertambahnya
utang jangka panjang.
b) &nbs
p;
Kemampuan membayar bunga
pinjaman secara stabil.
c) &nbs
p;
Keseimbangan antara modal
sendiri dan modal asing.
d) &nbs
p;
Bertambah atau berkurangnya
aktiva tetap.
3) &nbs
p;
Hasil uasaha perusahaan
Sasaran
analisis
terhadap hasil usaha perusahaan, meliputi sasaran-sasaran berikut
:
a) &nbs
p;
Efisiensi perusahaan antara
penjualan dan aktiva yang digunakan
b) &nbs
p;
Efisiensi perusahaan antara
dana dan aktiva yang digunakan
c) &nbs
p;
Volume penjualan pada tingkat
break event
b. &nbs
p;
Kegunaan hasil analisis
keuangan
Hasil
analisis keuangan
sangat berguna bagi pihak-pihak beikut.
1) &nbs
p;
Para pemilik perusahaan
Dengan
analisis laporan
keuangan pemilik perusahaan dapat menilai :
a) &nbs
p;
Besar kecilnya imbalan untuk
pemilik perusahaan
b) &nbs
p;
Berhasil tidaknya usaha
c) &nbs
p;
Dapat tidaknya pemimpin
perusahaan mempertahankan keberlangsungan
perusahaannya
2) &nbs
p;
Manajer perusahaan
Analisis laporan
keuangan dapat digunakan sebagai dasar :
a) &nbs
p;
Menyusun rencana usaha yang
akan dating
b) &nbs
p;
Untuk mengukur sistem
pengendalian itern
c) &nbs
p;
Untuk menentukan kebijakan
manajer
3) &nbs
p;
Investor, bankers, dan
kreditur
Dengan
adanya analisis
laporan keuangan, akan diketahui mengenai likuiditas, solvabilitas,
dan
rentabilitas perusahaan.
a) &nbs
p;
Memberi tidaknya
pinjaman
b) &nbs
p;
Menghentikan investasinya atau
tidak
c) &nbs
p;
Mengubah pinjamnnya menjadi
modal perusahaan
4) &nbs
p;
Pemerintah
Dengan
adanya analisis
laporan keuangan, maka pemerintah akan menetapkan hal-hal
berikut.
a) &nbs
p;
Menetapkan besarnya
pajak
b) &nbs
p;
Menetapkan kebijakan tentang
masalah tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi
nasional
5) &nbs
p;
Karyawan
Dengan
mengetahui
analisis laporan keuangan, maka dapat diketahui prospek/kemajuan
perusahaan di
mana tenga kerja akan menentukan sikap sebagai
berikut.
a) &nbs
p;
Pindah kerja ke perusahaan
lain
b) &nbs
p;
Perasaan aman dalam
bekerja
c) &nbs
p;
Adanya promosi jabatan
d) &nbs
p;
Meningkatkan produktivitas dalam
bekerja
2. &nbs
p;
Rencana Pengembangan
Usaha
Rencana
pengembangan usaha perlu dilakukan
sebaik-baik mungkin. Hal ini dikarenakan setiap perencanaan yang
telah dibuat
sebelum melaksanakan suatu kegiatan usaha akan mempengaruhi proses
kegiatan
usaha yang dijalankan. Rencana pengembangan usaha harus dapat
memberikan dampak
positif bagi keberlangsungan usaha, seperti rancana bagaimana
caranya untuk
dapat meningkatkan target ponjualan produk, meningkaynya minta
pelanggan atau
pembeli terhadap produk kita, dsb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar